Titik tanda, juga dikenal sebagai tanda optik atau titik referensi, sangat penting untuk perakitan komponen di PCB, terutama dalam konteks PCBA (Perakitan Papan Sirkuit Cetak) untuk mesin penempatan otomatis. Pilihan dan penempatan titik Mark berdampak langsung pada efisiensi mesin pick-and-place otomatis, jadi penting untuk merancang titik-titik ini dan posisinya di dalam papan dengan hati-hati.
Desain Titik Mark
Titik Penanda PCB Satu Sisi
Ketika merancang PCB, titik Mark harus ditambahkan pada sisi yang akan diisi oleh komponen. Untuk perakitan dua sisi, titik Mark harus ditambahkan pada kedua sisi. Biasanya, titik Mark ditempatkan di keempat sudut PCB, memastikan posisi asimetris untuk mencegah penggunaan yang salah. Jika ruang terbatas, setidaknya tiga titik Mark harus ditambahkan, dan jika desainnya sangat sempit, setidaknya dua titik Mark harus ditempatkan secara diagonal satu sama lain.

Titik Tanda Bersarang
Titik tanda diperlukan untuk panelisasi PCB. Jika terdapat tepi proses pada panel, titik tanda harus ditempatkan di keempat sudut tepi proses, dengan memastikan posisi asimetris dan tidak simetris untuk mencegah penggunaan yang salah. Jika tidak terdapat tepi proses pada panel, titik tanda harus ditambahkan di dalam PCB. Jika desain PCB tunggal tidak menyertakan titik tanda, setidaknya tiga titik tanda harus ditambahkan ke area kosong panel.

Titik Tanda Spesifik Komponen
Untuk meningkatkan akurasi penempatan komponen tertentu, seperti QFP, BGA, dan paket kompleks lainnya, titik Tanda tambahan harus ditempatkan di sudut diagonal tapak komponen.

Spesifikasi Desain untuk Mark Points
Bentuk dan ukuran
Titik tanda biasanya berbentuk lingkaran atau persegi, dan diameternya umumnya 1.0 mm. Bukaan masker solder untuk titik tanda harus 2.0 mm. Karena tinta masker solder dapat memantulkan cahaya dan mengganggu pengenalan titik tanda, bukaan masker solder harus setidaknya 0.5 mm lebih besar dari bantalan. Jika ruangnya sempit, bukaan masker solder 1.5 mm dapat digunakan, tetapi ukuran bantalan harus setidaknya 1.0 mm.

Jarak Tepi
Jarak aman minimum dari titik Mark ke tepi papan biasanya 3.5 mm. Ini memastikan bahwa rel mesin pick-and-place tidak menghalangi titik Mark selama proses berlangsung. Jika titik Mark berada di dekat tepi proses, titik tersebut dapat sedikit digeser ke dalam. Namun, jarak dari titik Mark ke tepi papan umumnya harus melebihi 3.5 mm.

Area Bersih di Sekitar Titik Marka
Titik tanda sebaiknya ditempatkan di area yang bebas dari jejak atau komponen, karena jejak atau bantalan di dekatnya dapat mengganggu proses pengenalan titik tanda. Area di sekitar titik tanda harus tetap bersih, dan jarak minimal 3 mm harus dijaga dari bantalan atau area penggilingan di sekitarnya.

Penerapan Titik Marka pada SMT
Prinsip Penggunaan Mark Point
Selama proses penempatan komponen, ketidaksejajaran dapat terjadi. Titik penanda digunakan untuk mengatasi masalah ini dengan memberikan referensi untuk menemukan komponen secara akurat. Mesin pick-and-place dengan kemampuan pengenalan titik penanda dapat menentukan posisi penempatan komponen dengan lebih baik, sehingga meningkatkan akurasi penempatan dan memastikan bahwa komponen ditempatkan dengan benar pada PCB.

Penempatan Tanpa Poin Tanda
Jika tidak ada titik Mark, satu-satunya solusi adalah memilih bantalan penempatan khusus untuk berfungsi sebagai titik Mark. Ini melibatkan penggunaan pita perekat untuk menempelkan stensil dan menandai titik secara manual. Jika ini tidak memungkinkan, perlengkapan dapat digunakan, dan titik Mark ditambahkan ke perlengkapan. Meskipun dimungkinkan untuk melakukan penempatan komponen tanpa titik Mark, akurasi penempatan sering kali buruk.

Studi Kasus: Kurangnya Poin Mark dalam Produksi
Deskripsi Masalah
Tidak adanya titik Mark menyebabkan kesalahan identifikasi titik Mark selama produksi, yang mengakibatkan kesalahan penempatan komponen.
Dampak Masalah
Penempatan komponen yang salah mengakibatkan hilangnya banyak komponen, yang mengakibatkan tertundanya proses pengembangan produk. Selain itu, biaya R&D dan biaya produksi yang terkait dengan perakitan terbuang sia-sia.

Perpanjangan Masalah
Tanpa titik Mark, penempatan komponen yang salah dapat menyebabkan komponen tidak terpasang dengan benar pada PCB. Hal ini dapat mengakibatkan produk tidak berfungsi yang mengharuskan papan diproduksi ulang, dengan pembelian dan perakitan ulang komponen baru, yang dapat menambah penundaan dan biaya yang signifikan pada proyek.





