Laminasi berlapis tembaga (CCL) terdiri dari substrat, lapisan tembaga, dan perekat. Substrat adalah papan lapisan isolasi yang terbuat dari resin sintetis polimer dan bahan penguat. Lapisan lapisan tembaga murni dengan konduktivitas tinggi dan kemampuan las yang baik dilapisi pada permukaan substrat, biasanya dengan ketebalan 18μm, 35μm, atau 50μm. CCL dengan lapisan tembaga hanya pada satu sisi substrat disebut CCL satu sisi, sedangkan CCL dengan lapisan tembaga pada kedua sisi disebut CCL dua sisi. Perekat memastikan bahwa lapisan tembaga melekat dengan kuat pada substrat. Ketebalan umum CCL meliputi 1.0 mm, 1.5 mm, dan 2.0 mm.

Jenis-jenis CCL
- Menurut kekakuan mekanis, CCL dapat dibagi menjadi laminasi berlapis tembaga kaku (Rigid Copper Clad Laminate) dan laminasi berlapis tembaga fleksibel (Flexible Copper Clad Laminate).
- Berdasarkan bahan dan struktur isolasi yang berbeda, CCL dapat dikategorikan menjadi CCL resin organik, CCL berbasis logam, dan CCL berbasis keramik.
- CCL dapat diklasifikasikan berdasarkan ketebalannya menjadi papan tebal (berkisar 0.8 hingga 3.2 mm, termasuk Cu) dan papan tipis (kurang dari 0.78 mm, tidak termasuk Cu).
- Dalam hal bahan penguat, CCL dapat dikelompokkan menjadi CCL berbasis kain kaca, CCL berbasis kertas, dan CCL berbasis komposit (CME-1, CME-2).
- CCL dapat dibagi menjadi jenis tahan api dan tidak tahan api berdasarkan peringkat ketahanan api.
- Menurut standar UL (UL94, UL746E, dll.), CCL kaku dapat diklasifikasikan menjadi empat peringkat ketahanan api: UL-94V0, UL-94V1, UL-94V2, dan UL-94HB.

Jenis dan Karakteristik Umum CCL
- Laminasi kertas fenolik berlapis tembaga merupakan produk laminasi yang dibuat dengan menghamili kertas insulasi terimpregnasi (TFz-62) atau kertas serat kapas terimpregnasi (1TZ-63) dengan resin fenolik dan pengepresan panas. Satu atau kedua permukaan laminasi dapat direkatkan dengan selembar kain kaca bebas alkali terimpregnasi, dengan lapisan tembaga di satu sisi. Laminasi ini terutama digunakan sebagai papan sirkuit pada peralatan radio.
- Laminasi kain kaca fenolik berlapis tembaga adalah produk laminasi yang dibuat dengan menghamili kain kaca bebas alkali dengan resin fenolik epoksi dan pengepresan panas. Kain ini memiliki lapisan tembaga di satu atau kedua sisinya, yang ringan, memiliki sifat listrik dan mekanik yang baik, serta mudah diproses. Permukaannya berwarna kuning muda, dan jika sianamida digunakan sebagai bahan pengawet, permukaannya akan berwarna hijau muda dengan transparansi yang baik. Kain ini terutama digunakan sebagai papan sirkuit pada peralatan radio dengan suhu dan frekuensi pengoperasian yang lebih tinggi.
- Laminasi berlapis tembaga politetrafluoroetilena dibuat dengan menekan panas papan politetrafluoroetilena sebagai substrat dengan lapisan tembaga. Laminasi ini terutama digunakan sebagai papan sirkuit dalam sirkuit frekuensi tinggi dan frekuensi sangat tinggi.
- Laminasi berlapis tembaga dari kain kaca epoksi merupakan material yang umum digunakan untuk papan sirkuit berlapis lubang.
- Film poliester fleksibel berlapis tembaga adalah bahan strip yang dibuat dengan menekan panas film poliester dengan tembaga. Dalam aplikasinya, film ini digulung menjadi bentuk spiral dan ditempatkan di dalam peralatan. Untuk memperkuat atau melindungi dari kelembapan, film ini sering kali diresapi dengan resin epoksi untuk membentuk satu unit. Film ini terutama digunakan sebagai papan sirkuit fleksibel dan kabel cetak, yang berfungsi sebagai jalur transisi untuk konektor.
Saat ini, CCL yang beredar di pasaran dapat diklasifikasikan secara garis besar menjadi: jenis berikut berdasarkan substratnya: substrat kertas, substrat kain serat kaca, substrat kain serat sintetis, substrat kain bukan tenunan, dan substrat komposit.

Bahan Umum untuk Produksi CCL
FR-1 – Kertas katun fenolik (lebih ekonomis daripada FR-2)
FR-2 – Kertas katun fenolik
FR-3 – Kertas katun, resin epoksi
FR-4 – Kaca tenun, resin epoksi
FR-5 – FR-4 – Kaca tenun, resin epoksi
FR-6 – Kaca matte, poliester
G-10 – Kaca tenun, resin epoksi
CEM-1 – Kertas katun, resin epoksi (tahan api)
CEM-2 – Kertas katun, resin epoksi (tidak tahan api)
CEM-3 – Kaca tenun, resin epoksi
CEM-4 – Kaca tenun, resin epoksi
CEM-5 – Kaca tenun, poliester
AIN – Aluminium nitrida
SIC – Silikon karbida





